Perbedaan Marshmallow dan Lollipop

By Victorious - Oktober 11, 2015




Marshmallow VS Lollipop








Marshmallow


1.      Modus ‘Doze’
Kelebihan Android Marshmallow yang pertama adalah memiliki modus “Doze” yaitu sebuah teknologi terbaru yang mampu memperkecil konsumsi daya baterai ketika smarpthone Android berada pada kondisi standby atau mode sleep. Cara kerja fitur ini tidak jauh berbeda dengan fitur penghemat baterai yang dimiliki smartphone Sony, Huawei, maupun Samsung, yaitu dengan cara menonaktifkan sebagain besar aplikasi backgroud. Terbukti Modus Doze sangat efektif untuk menghemat daya baterai pada sistem operasi Android Marshmallow, dan untuk mengaktifkannya sobat cukup melakukan pengaturan pada menu setting.

2.      Dukungan USB Type C
USB Type C mungkin masih asing di telinga. Memang konektor jenis baru ini, memang baru diaplikasikan pada sedikit perangkat smartphone Android, seperti OnePlus 2 dan Lenovo Zuk Z1. Menariknya, USB Type-C sudah didukung sepenuhnya pada sistem operasi Android Marshmallow, sehingga memungkinkan pengisian baterai 5 kali lebih cepat dibandingkan memakai konektor microUSB tipe biasa. Selain itu, kelebihan Android Marshmallow adalah dapat mengisi smartphone lain pada waktu yang sama, atau bisa dikatakan memiliki fungsi sebagai sebuah powerbank.

3.      Android Pay
Inilah kelebihan Android Marshmallow yang paling diunggulkan Google untuk bersaing melawan Apple, yaitu fitur Android Pay. Teknologi pembayaran digital yang memanfaatkan koneksi Near field communication (NFC) tersebut, telah sepenuhnya berjalan lancar pada sistem operasi Android V6.0, dan siap untuk berasing melawan Apple Pay yang terlebih dahulu dikomersilkan pihak Apple. Kabar baiknya, Android Pay siap diluncurkan di beberapa negara Asia Tenggara, dan tak menutup kemungkinan akan segara hadir di Indonesia dalam waktu dekat ini.

4.      Sensor Sidik Jari
Walaupun sudah banyak smartphone yang dibekali sensor sidik jari, namun Google belum melakukan standarisasi dukungan terhadap sensor sidik jari pada sistem oprerasi Android. Alhasil setiap smartphone yang memakainya memiliki spesifikasi dan kemampuan berbeda-beda. Namun dengan hadirnya Android Marsmallow, diharapkan semua vendor smartphone yang memberikan standarisasi pemindai sidik jari yang siap mengoptimalkan keamanan pada fitur Android Pay dan data-data yang tersimpan pada Hp Android berbasis Android Marshmallow.

5.      App Permissions
Kelebihan Android Marshmallow selanjutnya adalah peningkatan fitur “App Permision” yang memungkinkan pengguna smartphone Android untuk mengatur ijin sebuah aplikasi dengan cara menekan tombol “Allow” atau “Deny”. Fitur ini akan mempermudah dalam mengatur aplikasi yang berjalan pada background processor, sehingga kebutuhan memori RAM akan tetap terjaga.

6.      Auto Backup Aplikasi
Android Marshmallow juga membawa fitur Auto Backup yang memungkinkan smartphone untuk menyimpan user data dan settingan dari aplikasi ataupun game kedalam Google Drive. Itu artinya, saat sobat melakukan hard riset atau mengganti smartphone baru, maka aplikasi dan game yang sebelumnya sobat miliki akan kembali bisa dipakai lengkap dengan settingan pada smartphone sebelumnya, dengan terlebih dahulu melakukan sign-in ke akun Google.

7.      Google Now on Tap
Bagi pengguna smartphone Android pastinya tak asing dengan aplikasi Google Now. Aplikasi yang siap memberikan beragam informasi lewat perintah suara tersebut, kini bisa sobat aktifkan dengan cara menekan tombol home beberapa saat, lalu secara otomatis sobat bisa langsung melakukan perintah suara untuk mencari informasi. Kelebihan Android Marshmallow tersebut hampir mirip dengan apa yang ditawarkan Apple pada aplikasi asisten pribadi “Siri” besutannya.




Lollipop


1.     User Interface



Android merupakan sebuah perangkat ponsel yang memiliki user interface atau tampilan tatap muka yang sangat menarik dan berbeda dari semua smartphone yang ada saat ini yang jauh akan membuat para penggunanya lebih senang dalam mengoperasikan ponsel Android ini. Dan salah satu hal yang paling terlihat dari OS Android Lillipop yang satu ini adalah tampilan tatap mukanya.

Di mana pada operating system terbaru ini google mendesain secara khusus android lollipop ini dengan mengusung konsep material design yang merupakan sebuah konsep yang terinspirasi dari tampilan flast dan minmalis sebuah kertas dan tinta yang di tambah dengan animasi baru yang membuat tampilan andrid versi ini akan lebih modern yang tentunya selalu mengikuti perkembangan teknologi masa kini.

2.      Fitur ART Runtime
Perubahan lain yang mungkin tak kasat mata oleh penggunaya adalah fitur ART Runtime yang sudah menggantikan Dalvik yang sudah di gunaan pada os android versi sebelumnya. DAn bagi and ayang mungkin belum mengerti akan perbedaan dalvik dan art runtime akan kami jelaskan di bawh ini.

Dalvik sendiri merupakan sebuah fitur yang terdapat pada os android versi sebelumnya yang memiliki konsel just-in-time dengan menggunakan kode aplikasi yang di kompilasi ketika sedang di jalankan. Sebaliknya ART Runtime merupakan konsep Ahead-Of-Time di mana proses kompilasi kode aplikasi yang dilakukan akdalah ketika proses instalasi apliasi tersebut.

Namun itu semua membuat proses instalasi sebuah aplikasi akan lebih memakan waktu lama dan jgua akan memakan space atau kapasitas memory yang cukup besar. Nmaun semua itu akan membuat kinerja apliaksi tersebut sedikit lebih performa dan sangat mempuni.

3.      Project Volta
Ketiga, kelebihan os android lollipop yang satu ini dalah terdapat apda projek volta yang sudah di tanamka pada os yang satu ini, di mana dengan memiliki fitur projek volta ini android lollipop 5.0 ini mampu memnghemat dayat tahan baterai samapi kurang lebih 30 % jika di bandingkan dngan OS Android lainnya yang sudah anda cicipi pastinya.

4.      Mendukung Arsitektur 64 bit
Dengan seiringng berjalannya kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini , memang menghariskan sebagian perusahan bahkan juga raksasa internet yang saat ini yakni google haris memperhatikan kemajuan teknologi tersebut, untuk itu dengan di rilisnya OS Android lolliop yang di klaim banyak memiliki kelebihan google juga menyematkan fitur yang mendukung arsitektur 64 bit pada os terbaru nya ini.

Dan dengan adanya kelebihan os androdi lollipop yang satu ini, sekarang perangkat smartphone android sudah bisa memiliki RAM berkapasitas 4 GB yang tentu saja akan membuat kinerja ponsel tersebut akan semakin mempuni. Namun sebelum adanya fitur ini perangkan android hanya metok di RAM berkapasitas 3 GB saja.

5.      Keamanan
Android Lollipop 5.0 sendiri di hadirkan dengan menggunakan enkripsi secara otomatis yang akan membantu melindungi dataa-data penting pada ponsel anda jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan atau hilang. Dengan berjalannya SE Linux pada semua aplikasi yang ada, berarti perlindungan yang lebih baik akan keamanan dan juga ketahanan terhadap malware jugaakan lebih baik.


6.      Adanya Lima Belas Bahasa Baru




Dalam sebuah android bahasa mamang merupakan sbeuah kunci utama dalam kita dapat menjalankan ponsel berbasis android agar bisa menggunakan ponselkita secara merata. Dan kelebihan os android lollipop yang baru ini adalah tersdianya 15 bahasa baru yang bisa anda nikmati .

Dan ke-15 bahasa tersebut adalah Bahasa Basque, Bengali, Burma, China (Hong Kong), Galicia, Islandia, Kannada, Kyrgyz, Macedonia, Malayalam, Marathi, Nepal, Sinhala, Tamil dan Telugu. Seingga total bahasa yang di miliki OS Android Lollipop 5.0 ini menjadi 68 Bahasa.

Nah setidaknya kami bisa menyimpulkan bahwa ada 6 kelebihan OS android lollipop yang menjadikannya lebih sempurna dari pada os sebelumnya. Dan dalam peluncuran OS Android lollipop ini untuk pertama kalinya yang mendapat os android ini adalah Nexus 9 yang merupakan sbeuah tablet terbaru yang di rilis google dengan menggandengan HTC.

Namun untuk sekarang hampir seua smartphone dan tablet besutan google sudah mendapati os android lollipop ini. Dan demikian informasi terbaru yang bisa kami samapikan untuk anda semua, semoga infomrasi mengenai Kekurangan dan Kelebihan OS Android Lollipop di atas bisa menjadi sebuah referensi yang baik untuk anda semua.





Marshmallow VS Lollipop


Menurut Google, Android Marshmallow punya beberapa perbedaan, hal yang paling membuat berbeda antara lollipop dan marshmallow tentu ada pada platform gan, menurut google seperti ini:

Android platform change:
Final Permissions User Interface – Android Marshmallow mengupdate permissions user interface dan menyesuaikan dengan kebiasaan pengguna.

API change:
Updates to the Fingerprint API – Kini Android sudah support Fingerprint dari OS bawaan tanpa harus menggunakan custom ROM Nah, jadi ada 2 perbedaan mendasar dari segi platform dan API, lalu selain itu ada apa lagi ya? Mari kita cek Mulai dari Interface.

1    1.     Interface
Interface antara Lollipop dan Marshmallow bisa dibilang sama, icon packs sama, hanya saja wallpaper berbeda. Drawer yang tadinya bisa digeser kanan kiri, sekarang jadi sroll kebawah, terus kalau dulu ada pilihan buat pake tema menu warna hitam, sekarang cuma jadi warna putih aja.




1    2.    Posisi Menu
Karena Google melihat pengguna android sering bregantung sama RAM, kali ini Google menempatkan manajemen RAM pada posisi luar menu seperti gambar dibawah, sebenarnya sama saja seperti kita membuka menu Settings>Apps>Running Apps. Bedanya yang ini ditaruh depan dan ada RAM cleaning scheduler, jadi bisa di set buat tiap berapa jam, hari atau minggu buat melegakan ram secara otomatis.


   



      3.    Android Pay (NFC)
Google membuat Android Pay untuk fasilitas pembayaran NFC seperti Apple Pay, padahal sebelumnya Google sudah punya Google Wallet yang terintegrasi dengan Google Play Store dan bisa melakukan pembayaran deng NFC juga. Memang sih Google Wallet hanya bisa dipakai di US saja dan perangkat yang carriernya pakai Verizon. Menurut Google dikutip dari Gizmodo, Google sengaja memisahkan antara Google Wallet dan Android Pay agar keduanya berbeda, Google Wallet akan tidak mendukung NFC ke depannya dan hanya menjadi alat pembayaran peer-to-peer saja antar aplikasi yang ada di smartphone, dan Android Pay dikhususkan untuk NFC saja, tidak mendukung peer-to-peer.






        4.   Fingerprint Support
Memang ada beberapa smartphone Android yang sudah support Fingerprint tanpa harus menggunakan Marshmallow, itu karena mereka mengoprek custom rom bawaan mereka seperti Samsung TouchWiz pada Samsung Galaxy S6 atau Oxygen OS pada OnePlus Two, namun kini Google membuat Fingerprint sudah termasuk di dalam Marshmallow, sehingga para pembuat smartphone tidak perlu menyetting Custom mereka untuk menambah support fingerprint.





      5.      USB C Support
Marshmallow sudah support smartphone dengan konektor USB-C, menurut Google USB-C bisa selain bisa dimasukan bolak balik dengan atas dan bawah yang sama, USB C juga lebih cepat dan support fast charging.






Kekurangan OS Android


1.      Android masih terkesan rumit
Saat membeli ponsel/tablet Android, kalian diharuskan mempelajari lebih banyak hal dibandingkan dengan iPhone, karena Android mempunyai widgets, apps, dan banyak pengaturan lain yang mungkin kalian belum pernah mengenalnya sama sekali.Contohnya seperti Samsung Galaxy S3, yang mempunyai banyak fitur keren. Salah satunya adalah berbagi foto otomatis via wi-fi, yang sayangnya ternyata membutuhkan pengaturan yang banyak.

2.      Konten hiburan di Google Play masih kalah banyak dibandingkan dengan iTunes
Walaupun Google sudah mengisi Google Play dengan beberapa konten entertainment seperti TV Shows dan movies untuk disewa, pilihan kontent entertainment tersebut masih kurang banyak dibandingkan dengan yang ada di iTunes. Soal musik juga Google Play masih belum memiliki musik-musik produksi Warner, salah satu dari empat label musik ternama.

3.      Kurangnya aksesoris yang keren untuk perangkat Android
Desain iPhone yang menarik, nampaknya didukung oleh para pembuat aksesoris dengan membuat aksesoris pelengkap yang keren dan bagus-bagus. Namun entah kenapa Android tidak membawa antusiasme bagi pembuat aksesoris untuk membuat aksesoris yang menarik untuk perangkat-perangkat Android.

4.      Grafis dan animasi di iPhone masih lebih halus
Hardware acceleration adalah proses dimana smartphone bisa berganti antara GPU (grafis) dan CPU tanpa menggunakan memori smartphone dalam jumlah besar. Hal ini sudah ada pada perangkat Android sejak versi awal, namun terbatas hanya pada beberapa fitur, seperti menarik notification bar ke bawah.Perangkat Android tidak menggunakan hardware acceleration secara penuh sampai Android versi 3.0.Sedangkan iPhone sudah menggunakan hardware acceleration sejak awal, sehingga iPhone menciptakan user experienceyang lebih menyenangkan.Untuk catatan, versi terbaru Android, Jelly Bean sudah memperbaiki kekurangan ini dengan sangat baik. Sehingga user experience menjadi lebih smooth dan tidak lagi nge-lag atau hang. Namun sayangnya baru sedikit perangkat Android dengan Jelly Bean di pasaran

5.      Ancaman dari malware/virus pada sistem operasi Android
Karena Android adalah open source dan pengguna dapat menginstall aplikasi yang bukan berasal dari Google Play, perangkat Android lebih rentan terkena malware dan aplikasi bajakan/palsu.

6.      Aplikasi yang berkualitas masih sedikit
Sudah dari dulu aplikasi-aplikasi pada iPhone terlihat lebih bagus dibandingkan versi Android-nya. Begitupun developer cenderung merilis aplikasi berkualitas ke iPhone terlebih dahulu, baru setelah itu di-porting ke Android.

7.      Fragmentasi
Perangkat Android beraneka ragam, mulai dari Galaxy SIII yang canggih hingga ponsel murah-meriah made in China. Hal ini dinamakan fragmentasi.Fragmentasi membuat kualitas smartphone menjadi berbeda-beda, developer pun terpaksa harus membuat aplikasinya bisa beradaptasi terhadap banyaknya bentuk dan ukuran layar pada perangkat Android yang ada.





Source : Source 1
              Source 2
              Source 3
              Source 4

  • Share:

You Might Also Like

4 komentar

  1. thanks sob, nambah nih ilmu gua

    BalasHapus
  2. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus